Selamat Datang di Pusat Informasi Layanan Internet

Perkembangan dan pemberdayaan teknologi komputer di Universitas Lampung bukanlah  suatu hal yang baru. Kepeloporan Universitas Lampung untuk melakukan komputerisasi dalam pelayanannya di kalangan universitas di Indonesia, khususnya di wilayah Indonesia Bagian Barat, sudah dimulai tahun 1981, yakni ditandai dengan berdirinya Pusat Komputer Universitas Lampung. Tugas utama Pusat Komputer Universitas Lampung pada saat itu adalah mengolah data administrasi akademik. Pengelolaan data dilakukan dengan komputer merek WANG VS 80. Input data administrasi akademik, yang mulanya dilakukan secara manual oleh operator, pada tahun 1986 dilakukan dengan kertas jenis optic mark reader dan scaner jenis sentry dan opscan. Pemutahiran penggunaan teknologi di Pusat Komputer Universitas Lampung terus diupayakan, seperti pada tahun 1996 dibangun Jaringan Lokal (LAN) di lingkungan Pusat Komputer Universitas Lampung.

Seiring dengan perkembangan komputer, serta teknologi dan komunikasi, mulai tahun 1996 secara bertahap, Universitas Lampung telah membangun dan mengembangkan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi melalui bantuan proyek Development of Undergraduate Education (DUE). Pengembangan teknologi informasi dan komunkasi yang dilakukan meliputi pengembangan organware (organisasi pengelola), hardware (infrastruktur dan perangkat lunak), sofware (pengembangan sistem), dan brainware (sumberdaya pengelola, pengembang, dan pengguna). Pengembangan organisasi dilakukan dengan merevitalisasi Pusat Komputer Universitas Lampung sebagai pengelola sumberdaya teknologi informasi dan komunkasi. Pengembangaan infrastruktur meliputi pengembangan jaringan, workstation atau komputer, beserta peralatan pendukung teknologi informasi dan komunikasi lainnya. Pengembangan sistem meliputi pengembangan sistem informasi strategis yang diperlukan oleh Universitas Lampung.

Saat ini Universitas Lampung berlangganan Bandwidth sebesar 200 Mbps dengan alokasi 100 Mbps untuk jalur Internasional dan 100 Mbps jalur Domestik (Indonesia Exchange),